Welcome in My Blog ;)

Welcome in My Blog :)


Friday, October 3, 2014

Tugas ke-1 Soft skill Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar



1. Manusia adalah Makhluk hidup atau insan yang di ciptakan Allah dengan diberinya roh/jiwa yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Manusia memiliki akal dan budi pekerti serta kemampuan dalam mengembangkan pola pikir dan emosinya, berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Contoh nya seperti, hewan. Hewan memiliki akal akan tetapi sisi pandang dan cara berfikirnya berbeda karena hewan tidak dapat mengendalikan pola pikir dan emosinya. lalu Tumbuhan, Tumbuhan hanya memiliki ruang gerak atau lingkup yang sempit. Disisi ini Manusia jelas sangat berbeda dengan makhluk lainnya. Mulai dari fisik sampai dengan tata cara berfikirnya. Manusia secara luas dapat berbicara, terus berkembang dari masa ke masa, belajar, berbicara, melahirkan suatu kebudayaan, menciptakan suatu penemuan dan dapat tinggal serta bergerak dalam ruang lingkup yang sangat luas. Manusia hidup memenuhi kebutuhannya dengan saling berinteraksi dan membutuhkan satu sama lain yang membuat manusia membentuk sebuah kelompok, hal ini adalah pendukung utama manusia dapat melahirkan kebudayaan dan menciptakan sesuatu. Manusia dapat berbaur dengan segala kemajuan teknologi, penemuan-penemuan baru, kebudayaan dan Agama, sedangkan hewan dan tumbuhan , mereka berbaur tanpa memandang segala sisi yang dibutuhkan manusia. Maka dari itu manusia sangat berbeda dengan makhluk lainnya


2. Kebudayaan adalah Suatu pola yang djadikan prinsip kehidupan dengan didukung oleh terapan atau aplikasi daya fikir, ide/gagasan serta kreatifitas dan inovasi manusia dalam kelangsungan hidup yang diwariskan dari nenek moyang untuk generasi-generasi mendatang. Kebudayaan sangat berikatan dengan manusia karena kebudayaan lahir oleh interaksi sekelompok manusia yang terbentuk menjadi satu. Kebudayaan disini dapat berupa adat istiadat, bangunan, Bahasa, Moral bangsa dan kesenian. Jadi Kebudayaan dijadikan sebagai stuktur kehidupan yang menjadi ciri khas masyarakat.

3.  Dapat dikatakan Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi, ramah tamah, selalu gotong royong, saling menghargai dan santun. Akan tetapi dengan mengikuti gelombang perkembangan zaman dan teknologi, Kepribadian bangsa timur melemah, karakter yang begitu menjadi ciri khas bangsa Khususnya bangsa Indonesia menjadi berkurang bahkan mulai menghilang dengan dibantu oleh corak kepribadian bangsa lain (Barat). Indonesia memiliki keragaman akan budaya, suku dan adat istiadat. Indonesia pun terkenal akan keramahan, gotong royong dan santunnya. Tapi saat ini bangsa timur (khususnya Indonesia) lebih terbuka atau lebih “welcome” dengan corak barat. Dengan adanya pengenalan karakter barat yang tidak di filterisasi membuat karakter bangsa menurun. Dapat kita lihat nilai nilai toleransi,gotong royong, ramah tamah, moral dan santun Indonesia mulai menurun.



4. Mulai dari sifat toleransi yang tinggi. Pada masa ini sifat toleransi yang tinggi sudah tak dikenal lagi oleh bangsa kita sendiri, seperti hal kecilnya menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghormati orang lain. Dalam keseharian kita dipenuhi dengan berbagai teman yang memiliki karakter dan pola pikir yang berbeda, sikap saling menghargai akan perbedaan kini luntur. Banyak permasalahan pertemanan hanya dikarenakan ketidak sukaan terhadap sifat teman. Padahal sangat dibutuhkan pandangan bahwa kita manusia tidak dapat hidup sendiri. Sehingga kita harus bersikap saling menghargai perbedaan dan mengerti agar terpupuknya rasa toleransi yang tinggi. Masalah menghargai kebudayaan tradisional pun meluap pada titiknya. Bersikap acuh pada kebudayaan tradisional, tetapi ketika kebudayaan tradisional kita di akui oleh bangsa lain, kita marah. Jika kita bangga dan menjunjung tinggi kebudayaan mungkin bangsa lain akan lebih malu mengambil kebudayaan kita. Lalu permasalahan macet dalam kehidupan sehari hari, jalan raya sudah seperti arena balap dimana manusia saling tidak mau mengalah dan mementingkan kepentingan mereka masing masing yang akhirnya berujung pada keributan kecil di jalan raya . Padahal jika mereka masih memiliki rasa toleransi yang tinggi maka mereka akan lebih sabar dan mengerti dimana waktu mereka mengalah. Bukan hanya sifat toleransi saja yang meluruh, sikap gotong royong pun sama luruhnya. Dahulu nenek moyang kita mendahulukan sikap menolong sesama tanpa pamrih tapi sekarang yang dapat kita lihat, menolong sesama dengan adanya sesuatu yang diharapkan. Masa ini membantu atau dibantu harus menggunakan bayaran. Rasa gotong royong pun hilang, jika dibayar namanya bukan lagi gotong royong. Bangsa timur identik dengan penduduknya yang sebagian besar cara berpakaiannya sopan dan tertutup. Masyarakat timur berpakaian sopan dn tertutup mungkin karena mayoritas penduduknya adalam pemeluk agama Islam, namun diera sekarang ini budaya barat merengkuh banyak bangsa timur yang meniru kebiasaan barat. Kebiasaan memakai pakaian serba minim, Hal ini bertentangan dengan kebiasaan orang timur yang membuat lunturnya karakter yang telah dinilai baik menjadi menurun. Memang tidak dapat dikatakan bahwa budaya atau karakter bangsa lebih buruk dari bangsa timur. Karena kesalahan tetap terletak pada masyarakat timur yang tidak dapat memfilterisasi asupan asupan luar.


No comments:

Post a Comment