Welcome in My Blog ;)

Welcome in My Blog :)


Thursday, March 30, 2017

ASAS-ASAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN



“ASAS-ASAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN”



Asas merupakan hipotesis yang telah diuji coba kebeneranya, dapat dilakukan penyamarataan kesimpulan secara umum kebenaranya, asas dihasilkan dri sebuah pengamatan, penelaahan, dan penelitian. Asas menjadi landasan pengetahuan yang digunakan untuk kegiatan dan tindakan kearah yang lebih tepat, nama lain dari asas adalah prinsip.
Asas lingkungan adalah kondisi dan tata hubungan antar komponen lingkungan mempunyai keteraturan/menganut asas tertentu yang bermanfaat untuk landasan pengelolaan lingkungan, penyimpangan yang terjadi pada asas dapat mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan. Berikut ini merupakan pengelompokan asas-asas lingkungan (http://file.upi.edu/):
Asas 1
Semua energi yang memasuki organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan.




Asas 2
Asas 3
Materi, energi, ruang, waktu, dan keanekaragaman, semuanya termasuk sumber daya alam
Asas 4
Untuk semua kategori sumber daya alam, kalau pengadaannya sudah mencapai optimum, pengaruh unit pengadaannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum. Melampaui batas maksimum tidak ada pengaruh yang menguntungkan lagi
Asas 5
Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan seterusnya, dan yang tak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih lanjut. Contoh: Pengadaan energi: merangsang penggunaan pengadaan makanan: tidak meragsang penggunaan (terbatas)
Asas 6
Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan dari pada saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya. Yang dapat menyesuaikan diri, lebih banyak keturunan lebih berhasil. Domba Australia dibawa ke Amerika sapi asli kalah bersaing makanan
Asas 7
Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang “mudah diramal”. Mudah diramal: punya pola keteraturan faktor lingkungan Lingkungan yang tidak stabil spesies sedikit Lingkungan stabil keanekaragaman tinggi
Asas 8
Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keaneka-ragaman takson, bergantung
kepada nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut Setiap spesies mempunyai nicia tertentu dapat hidup berdampingan dengan spesies lain.
Asas 9
Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitas. E = K x B/P K : konstanta E : keanekaragaman B : biomasa P : produktivitas
Asas 10
Dalam lingkungan stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai asimtoot. Maksimasi efisiensi penggunaan energi dan minimasi pemborosan energi. Contoh : Hewan Homoiotermis pada iklim dingin lebih besar ukuran tubuhnya.
Asas 11
Sistem yang sudah mantap (dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum mantap (muda). Contoh : Hutan dan Ladang ; Desa dan Kota.
Asas 12
Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan relatifnya di dalam keadaan suatu lingkungan. Dalam ekosistem mantap dan habitat stabil sifat responsif fluktuasi faktor lingkungan, tidak diperlukan. Dalam ekosistem yang belum mantap populasi kurang bereaksi terhadap perubahan fisika kimiawi lingkungan
Asas 13
Lingkungan yang secara fisik mantap (dewasa) memungkinkan terjadinya keanekaragaman biologi dalam ekosistem yang mantap (dewasa), yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi
Asas 14
Derajat pola keteraturan naik turunnya populasi bergantung pada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nantinya akan mempengaruhi populasi itu.
Sumber:
https://www.scribd.com/document_downloads/direct/212876723?extension=pdf&ft=1490886263&lt=1490889873&user_id=270525531&uahk=Bk6CqZj8YfRlxMXwhEZ0SvYVMdo

No comments:

Post a Comment